Tidur Ngorok Parah

Tidur Ngorok Parah – Ngorok termasuk gejala awal dari penyakit apnea tidur yang di sebabkan oleh obstruksi atau gangguan kesehatan lain yang cukup serius. selain berkurangnya jam tidur, Ngorok termasuk salah satu rasa ngantuk di siang hari, menurunkan daya fokus dan berkurangnya libido. tidur ngorok atau di sebut dengan tidur mendengkur merupakan hal biasa yang banyak orang mengalaminya dari mulai anak-anak hingga dewasa, baik wanita maupun pria.

Tidur Ngorok Parah

Ngorok merupakan getaran yang di peroleh oleh aliran udara yang melewati saluran pernafasan yang tersumbat sebagian. suara yang di peroleh dari getaran bisa terdengar parau (keras) atau halus yang bisa mengganggu orang di sekitarnya.

Jenis Tingkatan Tidur Ngorok Parah

  • Tingkat 1 : pada saat frekuensi Ngorok tidak sering dan suara yang di hasilkan tidak keras. pernafasan tak akan berpengaruh dan tidak ada tanda-tanda gangguan kesehatan yang berhubungan dengan Ngorok yang di alami
  • Tingkat 2 : pada saat frekuensi Ngorok berlangsung teratur dalam waktu 3 hari atau bahkan lebih dan penderita merasakan gangguan ringan sampai menengah ketika tidur. kondisi ini bisa berdampak pada kualitas tidur, menimbulkan kelelahan dan mengantuk di siang hari.
  • Tingkat 3 : pada saat penderita ngorok dengan keras tiap malam sampai terdengar keluar ruangan tidur. sebagian besar penderita yang berada di tahap ini mempunyai kondisi apnea tidur obstruksi dan berdampak juga pada aktivitas sehari-hari.

Gejala Tidur Ngorok Parah

  • Terbangun karena tersedak atau tergagap.
  • Sakit kepala di pagi hari.
  • Rasa kantuk di siang hari yang berlebihan.
  • Kesulitan berkonsentrasi.
  • Sakit tenggorokan.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Bersuara ketika tidur.
  • Gelisah ketika tidur.
  • Tersedak ketika tidur.
  • Terbangun dari tidur akibat tersedak.
  • Sakit dada di malam hari.
  • Gejala Tidur Ngorok Parah : Suara Ngorok yang keras dan mengganggu orang di sekitar penderita diikuti dengan periode diam ketika pernapasan terhenti atau hampir terhenti setidaknya lima kali selama periode tidur.

Penyebab Tidur Ngorok Parah

  • Konsumsi minuman beralkohol atau obat-obatan yang membuat otot tenggorokan menjadi rileks
  • Kelebihan berat badan (obesitas) yang menyebabkan banyaknya jaringan lemak di sekitar tenggorokan.
  • Apnea tidur obstruksi, yaitu ketika jaringan yang ada di tenggorokan menghalangi sebagian atau seluruh aliran udara sehingga mengganggu pernapasan.
  • Pria lebih sering mengalami Ngorok dibandingkan wanita.
  • Memiliki anggota keluarga yang ngorok / mendengkur atau mengidap apnea tidur obstruksi.
  • Kurang tidur
  • Posisi tidur telentang menyebabkan tenggorokan menyempit dan lidah turun ke bawah sehingga menghalangi aliran udara.
  • Anatomi mulut, misalnya memiliki langit-langit yang terlalu rendah, posisi rahang yang salah akibat otot yang tegang, dan tenggorokan yang menutup ketika tidur.
  • Gangguan pada hidung, misalnya penyumbatan yang parah atau sekat lubang hidung yang bengkok
  • Penyebab Tidur Ngorok Parah : Saluran udara yang tersumbat sebagian, misalnya akibat pilek atau alergi yang menyebabkan tonsil membesar.

Komplikasi Tidur Ngorok Parah

  • Komplikasi Tidur Ngorok Parah : Meningkatnya risiko mengalami kecelakaan lalu lintas atau ketika sedang mengoperasikan alat berat, akibat kekurangan tidur.
  • Gangguan perilaku pada anak penderita apnea tidur obstruksi, seperti agresi dan gangguan belajar.
  • Rasa kantuk berlebihan di siang hari dan sulit berkonsentrasi.
  • Mengalami frustrasi atau marah yang lebih sering frekuensinya.
  • Penyakit tekanan darah tinggi, jantung, dan stroke.

Pencegahan Tidur Ngorok Parah

  • Pencegahan Tidur Ngorok Parah : Rutin berolahraga untuk membantu menguatkan otot leher dan mencegah terjadinya penyempitan saluran udara.
  • Jika terjadi penyumbatan hidung, cobalah meminum obat atau menggunakan semprotan dekongestan sesuai instruksi dan tidak lebih dari tiga hari kecuali dengan resep dokter.
  • Menggunakan bantal khusus yang menahan kepala dan leher ketika tidur sehingga aliran udara tidak terhalang.
  • Penderita Ngorok dapat menyarankan atau memberikan pasangan atau orang di sekitarnya sepasang penyumbat hidung, memasang musik atau suara latar yang menenangkan.
  • Tidak tidur telentang.
  • Cobalah tidur dengan meninggikan bagian kepala dari tempat tidur Anda sebanyak 10 cm.
  • Usahakan untuk mendapatkan waktu tidur yang ideal sebanyak 7-8 jam tiap malam. Waktu tidur dapat bervariasi pada anak-anak dan anak remaja, yaitu berkisar antara 10-12 jam.
  • Tidak mengkonsumsi obat penenang dan minuman beralkohol menjelang tidur karena dapat menekan sistem saraf pusat, menyebabkan otot tenggorokan terlalu rileks, dan menghalangi aliran udara.
  • Berhenti merokok.

Pengobatan Tidur Ngorok Parah

  1. Penggunaan mesin CPAP (continuous positive airway pressure) dengan cara meletakkan sebuah masker bertekanan yang terhubung kepada pompa udara kecil di atas hidung ketika penderita tidur.
  2. Penggunaan alat yang dibuat khusus agar sesuai dengan mulut penderita untuk menjaga posisi rahang, lidah, dan langit-langit mulut tetap terbuka
  3. Prosedur operasi tradisional bernama uvulopalatofaringoplasti (UPPP).
  4. Bedah laser atau LUPPP, yaitu menggunakan bantuan sinar laser untuk melakukan prosedur UPPP pada penderita dengkur
  5. Somnoplasti atau ablasi jaringan dengan menggunakan frekuensi radio untuk mengecilkan jaringan pada langit-langit mulut dan mengurangi dengkur.
  6. Prosedur pemasangan langit-langit rongga mulut buatan yang terbuat dari polyester lunak ke dalam jaringan langit-langit mulut untuk membuatnya lebih kaku dan mengurangi dengkur. (BY:DA).

Tidur Ngorok Parah

Cara Pemesanan Alat Anti Ngorok Snore Free
Alat Bantu Mengurangi Tidur Ngorok (Dengkuran), Membantu Memperlancar Pernafasan dan Memperlancar Aliran Oksigen Ke Otak

anti-ngorok

Harga 1 buah Alat Anti Ngorok Snore Free Rp.115.000,-/buah

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Alat Anti Ngorok, Jumlahnya, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)

This entry was posted in Tidur Ngorok and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.