Resiko Mendengkur Untuk Kesehatan

Resiko Mendengkur Untuk KesehatanMendengkur atau ngorok adalah suatu bentuk gangguan yang terjadi pada pernapasan karena terdapat suatu vibrasi yang terjadi di jaringan faring. Mendengkur atau tidur ngorok dibagi menjadi tiga yakni dengkuran sederhana, dengkuran pertengahan, dan dengkuran yang keterlaluan. Pada mereka yang sudah berusia dewasa, masalah mendengkur ini merupakan salah satu masalah yang ada kaitannya dengan penyakit stroke. Sedangkan mendengkur pada usia anak-anak biasanya hal ini disebabkan karena mereka mengalami masalah rhinitis, polip dan juga sakit batuk. Terdapat faktor resiko mendengkur untuk kesehatan dengan penyakit jantung koroner. Tidur ngorok dan cara mengatasinya bisa dilakukan dengan mengetahui terlebih dahulu penyebabnya.

Resiko Mendengkur Untuk Kesehatan

Resiko Mendengkur Untuk Kesehatan

Kebiasaan dari mendengkur jangan diremehkan atau disepelekan, karena banyak orang yang sudah melakukan cara tidur yang salah ini. Namun hal ini bukanlah suatu hal yang mudah dan membuat mereka menjadi pasrah. Tidur mendengkur bisa menjadi hal yang sangat mengganggu bagi orang sekitar Anda, karena suara berisik yang ditimbulkan. Resiko mendengkur untuk kesehatan dengan penyakit stroke memang sangat berhubungan. Tidur yang tidak normal merupakan salah satu gejala dari masalah sleep apnea, dan hal ini dimana keadaan ditandai dengan berhentinya napas dan kemudian bangun untuk bernapas, kemudian ini adalah suatu reaksi yang terkejut. Jika hal ini terjadi 200-400 kali dalam semalam maka tekanan darah di dalam tubuh akan naik dengan signifikan. Dan tekanan darah tinggi sendiri merupakan suatu faktor resiko dari penyakit stroke yang merupakan suatu hal penting.

Resiko mendengkur untuk kesehatan  saat tidur dengan penyakit stroke memang terjadi saat pasien sedang tdur malam atau dalam waktu sejam setelah bangun. Metode yang paling umum dalam melakukan perawatan kelainan ini adalah dengan sistem tekanan jalan napas yang positif dan dasarnya adalah sebuah pompa udara yang terjadi dengan topeng atau mask yang dikenakan selama Anda tidur. Para dokter mengharapkan para penderita dari kelainan tidur ini segera melakukan perawatan, karena mengingat akan semakin bukti untuk cara mencegah penyakit stroke yang mungkin hanyalah tidur yang nyenyak.

Menapa seseorang bisa mendengkur atau tidur ngorok saat sedang tidur? Ada beberapa hal yang menjadi faktor resiko dari penyebab masalah tidur ngorok ini bisa terjadi. Beberapa diantaranya adalah :

  1. Usia
    Usia yang semakin bertambah dan semakin tua menyebabkan tenggorokan akan menjadi lebih sempit dan menjadi lebih kencang otot bagian tenggorokan yang akan mengalami penurunan.
  2. Keadaan tertentu
    Biasanya pria mempunyai saluran udara yang lebih sempit diibandingkan dengan wanita, jadi kemungkinan seorang pria mengalami tidur ngorok akan semakin besar. Tenggorokan yang sempit, yang menyebabkan langit-langit terbelah, kelenjar gondok yang mengalami pembesaran dan pada atribut-atribut dari anggota fisik yang lainnya yang bisa menjadi salah satu faktor mengapa seseorang menjadi tidur ngorok dan beberapa halnya bisa diturunkan resikonya.
  3. Masalah sinus dan gangguan pada hidung
    Udara yang tidaki bisa masuk akibat adanya suatu gangguan pada ahidung membuat proses pernapasan Anda menjadi lebih sulit sehingga menyebabkan seseorang menjadi tidur ngorok
  4. Kelebihan berat badan
    Jaringan lemak yang ada di dalam tubuh serta otot yang mengalami kelemahan bisa menyebabkan pemicu terjadinya tidur ngorok.
  5. Gaya hidup
    Gaya hidup yang tidak sehat merupakan salah satu hal penyebab mengapa seseorang tidur mendengkur, misalnya adalah suatu kebiasaan untuk minum alkohol dan juga merokok bisa meningkatkan terjadinya relaksasi pada otot yang akan mendorong Anda menjadi lebih mudah mendengkur. Hal ini juga menjadi suatu hal yang berlaku jika Anda terbiasa minum beberapa jenis obat-obatan.
  6. Posisi tidur
    Penyebab lain dari tidur mendengkur adalah akibat posisi tidur yang salah. Posisi tidur telentang merupakan salah satu hal menyebabkan seseorang tidur ngorok. Karena posisi tenggorokan menjadi lebih rileks dan saluran udara terhalang.

Ada beberapa jenis pola dengkuran :

  1. Dengkuran dengan mulut tertutup : biasanya hal ini menunjukkan suatu masalah bahwa adanya suatu gangguan dengan lidah Anda.
  2. Dengkuran dengan mulut terbuka : merupakan suatu masalah yang muncul di tenggorokan Anda.
  3. Dengkuran saat tidur telentang : dengkuran ini dianggap sebagai salah satu jenis dengkuran yang ringan, cara mengatasinya Anda hanya cukup mengubah posisi tidur Anda saja menjadi posisi miriing.
  4. Dengkuran di semua posisi : keadaan ini merupakan suatu keadaan yang parah dan sebaiknya Anda melakukan penanganan lebih lanjut.

Ada beberapa hal cara mengatasi tidur ngorok :

  1. Turunkan berat badan Anda
  2. Hindari alkohol serta merokok dan obat tidur atau penenang
  3. Mengatur posisi tidur Anda, sebaiknya jangan tidur dengan posisi telentang
  4. Melakukan olahraga untuk membantu memperbaiki tonus pada otot
  5. Memberikan jenis obat tertentu yang bisa mengaktifkan saraf.

Resiko Mendengkur Untuk Kesehatan

Cara Pemesanan Alat Anti Ngorok Snore Free
Alat Bantu Mengurangi Tidur Ngorok (Dengkuran), Membantu Memperlancar Pernafasan dan Memperlancar Aliran Oksigen Ke Otak

anti-ngorok

Harga 1 buah Alat Anti Ngorok Snore Free Rp.95.000,-/buah

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Alat Anti Ngorok, Jumlahnya, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Tidur Ngorok | Tagged , , , , | Comments Off on Resiko Mendengkur Untuk Kesehatan

Masalah Tidur Ngorok

Masalah tidur ngorok, pria memang lebih sering mendengkur karena beberapa sebab.  Yang pertama, anatomi wanta memiliki jalan napas yang berbeda daripada wanita. Wanita memiliki jalan napas yang lebih lebar sehingga tidak ada sumbatan, kemungkinan besar udara yang melaluinya tidak akan menumbuk struktur-struktur yang terdapat diantara mulut dan tenggorok seperti yang terjadi pada pria. Selain itu, jalan napas wanita tidak terlalu rentan runtuh seperti jalan napas pria dan dalam hal  tidur ngorok, ini menguntungkan wanita.

Masalah Tidur Ngorok

Masalah Tidur Ngorok

Bila berat tubuh pria naik, pertambhan ini cenderung menumpuk pada area leher, sedangkan wanita mengalami kenaikan berat disekelililing pinggul. Jaringan lemak di sekitar leher mencekik jalan napas sehingga udara tidak dapat lewat dengan lancar. Kemudian udara menumbuk struktur-struktur di dalam tenggorok dan menggetarkannya sehingga timbul suara yang kita kenal  sebagai masalah tidur ngorok. Merokok dan alkohol juga cenderung menambah suara ngorok. Pada umumnya wanita cenderung tida merokok dan minum alkohol sebanyakpria dan karenanya tidak mengalami konsekuensi ngorok.

Kebiasaan masalah tidur ngorok tidak bisa dianggap remeh lagi. Banyak orang yang dengan berbagai cara menghilangkan kebiasaan tersebut akhirnya menjadi music pada malam hari. Selain dikenal sebagia salah satu masalah yang sangat mengganggu kenyamanan tidur, temuan baru menyatakan bahwa tidur ngorok dapat meningkatkan tekanan darah dan memicu terjadinya stroke. Banyak ngorok barangkali menjadi salah satu faktor stroke karena ngorok dapat menurunkan jumlah oksigen yang mencapai otak.  Tidur yang tidak normal mungkin meningkatkan resiko terjadinya stroke. Mereka yang tidur lebih dari delapan jam dalam satu mala, mengantuk sepanjang hari dan ngorok saat tidur memiliki resiko mengalami stroke jauh lebih tinggi. Tidur yang tidak normal merupakan gejala sleep apnea, suatu kondisi dimana orang benar-benar berhenti bernapas dan bangun untuk bernapas. Ini adalah reaksi terkejut. Jika hal ini terjadi 200-400 kali dalam semalam maka tekanan darahnya akan naik secara signifikan.

Fakta juga menunjukkan bahwa 40% stroke terjadi pada saat pasien sedang tidur atau dalam sejam setelah bangun. Ini membuat para dokter curiga ada hubungan antara ngorok dengan stroke. Namun tetap ada kemungkinan sleep apnea atau insomnia lebih dulu hadir pada banyak pasien jauh sebelum terjadi stroke. Dari 10% orang dewasa yang menderita sleep apnea hanya sebagian kecil yang mendapat perawatan untuk itu, baik dengan upaya bedah maupun perlatan bernapas lain. Metode perawatan paling umum adalah dengan system tekanan jalan napas positif yang pada dasarnya adalah sebuah pompa udara dengan topeng (mask) yang dikenakan selama tidur. Para dokter mengharap pada penderita kelainan tidur segera mencari perawatan, mengingat semakin banyak bukti bahwa cara untuk mencegah stroke mungkin hanyalah tidur yang nyenyak.

Ada beberapa gejala yang ditunjukkan dari masalah tidur ngorok :

  1. Sering berganti posisi tidur
  2. Mimpi buruk seperti tercekik
  3. Sering terbangun pada malam hari dengan keadaan jantung tidak stabil atau berdebar
  4. Biasanya saat penderita bangun tidur di pagi hari akan merasa kurang tidur dan badan tidak segar
  5. Penderita akan bangun pagi dengan mulut keriing, rikuh, serba salah, serta dengan sakit kepala
  6. Selalu gelisah saat tidur dan mengubah posisi tidur, bisa saja tidur dengan poisi menendang-nendang.
  7. Hiperaktif
  8. Selalu merasa pusing setelah bangun tidur, dan mata menjadi merah
  9. Buang air kecil selama tidur, dan sering mengalami suatu iritasi
  10. Heratburn (dada yang terasa panas seperti terbakar)
  11. Bangun tidur dengan suatu keadaan tertentu seperti lesu dan juga haus.
  12. Kehilangan beberapa memori
  13. Daya konsentrasi yang menurun
  14. Merasa kelelahan di sepanjang harinya
  15. Dan merasa ngantuk dipagi hari

Untuk orang awam, biasanya masalah tidur ngorok ini menjadi suatu masalah yang normal dan menjadi suatu kebiasaan yang tidak memerlukan penanganan khusus. Padahal, banyak resiko yang mengintai akibat dari tidur ngorok ini. Tidur ngorok memang sangat mengganggu lingkungan, apalagi ngorok biasanya terjadi di malam hari disaat semua orang beristirahat. Tidur ngorok ini ternyata bisa menyebabkan suatu penebalan pada pembuluh darah akibat dari adanya oksigen yang kurang di dalam darah. Dan lama kelamaan hal ini bisa menyebabkan munculnya penyakit hipertensi, jantung koroner, diabetes, serta stroke.

Ada beberapa hal yang bisa mengatasi masalah tidur ngorok :

  1. Mengubah posisi tidur Anda dengan posisi miring, posisi miring ke kanan merupakan posisi tidur yang bagus.
  2. Sebaiknya tidur dengan posisi kepala lebih tinggi.
  3. Berjemur di pagi hari
  4. Untuk Anda yang memiliki berat badan berlebih sebaiknya melakukan diet.
  5. Jika penyebab tidur ngorok adalah karena alergi, maka atasi alerginya
  6. Jangan merokok dan mengonsumsi alkoohol
  7. Tidur yang cukup dan makan-makanan yang baik untuk kesehatan.

Masalah Tidur Ngorok

Cara Pemesanan Alat Anti Ngorok Snore Free
Alat Bantu Mengurangi Tidur Ngorok (Dengkuran), Membantu Memperlancar Pernafasan dan Memperlancar Aliran Oksigen Ke Otak

anti-ngorok

Harga 1 buah Alat Anti Ngorok Snore Free Rp.95.000,-/buah

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Alat Anti Ngorok, Jumlahnya, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Tidur Ngorok | Tagged , , , , | Comments Off on Masalah Tidur Ngorok

Tidur Ngorok Saat Hamil

Tidur ngorok ternyata tidak dialami oleh bayi, anak-anak, remaja, orang tua dan lainnya. Ternyata tidur ngorok dapat dialami oleh siapa saja termasuk wanita hamil. Dalam sebuah survei 1.700 wanita dan 25% diantaranya banyak wanita yang dalam tidurnya mendegkur atau ngorok saat hamil. Tentunya tidur ngorok atau mendengkur pada wanita hamil meningkatkan risiko pada hipertensi bila dibandingkan dengan wanita hamil yang tidak mendengkur dalam tidurnya.

Mendengkur atau tidur ngorok saat hamil tidak hanya membahayakan dirinya namun membahayakan kondisi sang bayi selama dalam kandungan. Dalam hasil penelitian, wanita hamil yang tidur mendengkur sebanyak 3-4 kai dalam seminggu semakin meningkatkan risiko yang lebih tinggi terhadap kondisi sang ibu, kelahiran prematur pada bayi, bayi lahir memiliki suatu kelainan dsb.

Tidur Ngorok Saat Hamil

Tidur Ngorok Saat Hamil

Kehamilan yang disertai dengan hipertensi atau tekanan darah tinggi menelan hingga 19% kasus dengan risiko tinggi yang membahayakan pada sang ibu dan janin. 11 % lainnya dalam sebuah kasus preeklamsia bisa dibantu dengan mengobati dengkurannya.

Wanita yang sedang dalam masa kehamilan sering tidu mendengkur akan membawa pengaruh pada perkembangan dan pertumbuhan otak bayi dalam kandungan dan ketika lahir anak akan mengalami suatu masalah sosial dan emosional di saat mendatang. Sebaiknya konsultasikan masalah tidur anda yang mendengkur dengan dokter ahli kesehatan dan dokter anak sebelum risiko tinggi mengintai anda dan bayi anda.

Tidur ngorok saat hamil terjadi akibat yang ada di dalam tubuh adalah darah yang akan lebih banyak mengalir ke membran-membran mucus yang menyebabkan saluran di hidung dan juga saluran udara mengalami pembengkakan. Dan kemudian menyebabkan terjadinya hambatan pada aliran udara serta bisa disebabkan karena Anda seorang perokok, kemudian hidung tersumbat dan mengalami mimisan. Tidur ngorok saat hamil juga sering dihubungkan pada suatu keadaan yang lebih serius misalnya adalah seperti terjadinya tekanan darah tinggi atau hipertensi, dan gangguan tidur atau sleep apnea yang menyebabkan seseorang menjadi berhenti untuk bernapas dalam beberapa waktu. Tidur ngorok saat hamil bisa dikurangi dengan cara mengubah posisi tidur miring dan lebih baik Anda tetap menjaga berat badan Anda selama sedang hamil. Lakukan konsultasi lebih lanjut pada dokter kandungan Anda.

Suatu penelitian menunjukkan bahwa jika seorang wanita tidur ddengan mendengkur hal ini bisa menjadi suatu tanda bahwa kesehatan bayi mengalami gangguan. Wanita yang tidur ngorok saat hamil dalam waktu 3 malam atau bahkan lebih setiap minggunya mempunyai resiko lebih tinggi untuk mengalami proses pembedahan dengan caesar atau mempunyai resiko mempunyai bayi dengan berat badan yang terbilang kecil atau rendah. Penelitian dilakukan dengan menghubungkan antara tidur ngorok saat hamil dengan kesehatan bayi. Penelitian ini menunjukkan bahwa wanita yang tidur ngorok saat hamil mempunyai resiko lebih besar dalam hal mengalami diabetes kehamilan dan juga kelahiran yang prematur.

Namun, resiko mengalami dengkuran yang semakin meningkat dengan usia kehamilan yang terjadi juga terbilang besar. Pada trisemester pertaa menunjukkan 7% resiko tidur ngorok,  trisemester kedua 6% dan trisemester ketiga menjadi 24%. Dan sekitar 10% mengalami masalah preeklampsia dengan proses peningkatan tekanan darah dan juga pada penambahan kadar protein yang ada pada urin, dan sementara tidak mendengkur hanya sekitar 4% saja.

Disaat sedang tidur, saluran napas memang mengalami suatu penyempitan. Hal in mengakibatkan udara tidak akan masuk atau juga tidak akan keluar walaupun ada gerak pada nafas. Nafas tidak terjadi, dan menjadi seolah-olah sedang tercekik di dalam tidur, ada reaksi yang beruntun yang dimulai dengan proses kadar oksigen yang mengalami penurunan sampai ibu hamil yang terbangun. Namun, biasanya mereka tidak ingat bahwa dirinya terbangun pada sepanjang malam, dan disaat ia bagun tidur ia akan merasa kurang segar dan akan terus merasa mengantuk di seoanjang hari.

Jika tidur ngorok sudah menyebabkan masalah sleep apena maka sebaiknya ibu melakukan pemeriksaan ke dokter. Dan pemeriksaan yang paling mudah dilakukan adalah dengan cara melihat kebiasaan dari tidurny. Apakah mendengkur dan paling mudah, Anda bisa menanyakannya pada pasangan Anda.

Mendengkur atau tidur ngorok merupakan suatu hal yang normal untuk anggapan masyarakat awam. Padahal hal ini merupakan suatu hal yang berbahaya dan mulai sekarang harus disingkirkan. Jika Anda peka pada bahaya akan dengkuran saat tidur, maka Anda bisa memberitahukannya pada lingkungan sekitar Anda. Untuk tidur ngorok yang terjadi pada orang dewasa merupakan suatu hal yang menjadi gejala dari munculnya penyakit hipertensi, stroke, penyakit jantung dan diabetes. Apalagi yang terjadi pada kasus kehamilan, perlunya melakukan deteksi dini bisa membantu menurunkan resiko terjadinya pembedahan caesar saat hami, penggunaan Neonatal Intensive Care Unit (ICU bayi baru lahir) dan juga beberapa resiko lainnya yang dihadapi oleh bayi dengan berat badan yang rendah dimasa depannya.

Tidur Ngorok Saat Hamil

Cara Pemesanan Alat Anti Ngorok Snore Free
Alat Bantu Mengurangi Tidur Ngorok (Dengkuran), Membantu Memperlancar Pernafasan dan Memperlancar Aliran Oksigen Ke Otak

anti-ngorok

Harga 1 buah Alat Anti Ngorok Snore Free Rp.95.000,-/buah

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Alat Anti Ngorok, Jumlahnya, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

Posted in Tidur Ngorok | Tagged , , , | Comments Off on Tidur Ngorok Saat Hamil

Tidur Ngorok Pada Bayi

Tidur ngorok pada bayi. Pola tidur berubah seiring dengan bertambahnya usia. Semakin bertambah usia maka tubuh mulai banyak melakukan beragam aktivitas. Anak-anak asyik bermain dari pagi hingga petang, kegiatan anak sekolah dipadati dengan tugas dan kegiatan belajar, dan orang dewasa sibuk dengan rutinitas pekerjaan setiap hari. Manusia mulai mengenal tidur sejak ia dilahirkan. Bahkan sejak di dalam kandungan pun, bayi telah mengalami peristiwa tidur. Tidur adalah salah satu bentuk adaptasi bayi terhadap lingkungan barunya.

Tidur Ngorok Pada Bayi

Tidur Ngorok Pada Bayi

Tidur ngorok pada bayi juga dapat dialaminya. Jika Anda mendapati bayi Anda terkadang tidur ngorok atau mendengkur. Kemungkinan anak anda mengalami gangguan tidur yang berpotensi pada masalah kesehatan lainnya. Menurut pendapat, seorang Professor Ilmu Kesehatan Anak dari Rumah Sakit Anak Philadelpia AS, Dr. Carole Marcus. Beliau menyampaikan bahwa orang tua harus memeriksakan diri dan kesehatan anak ketika mendapati anak tidur mendengkur. Jika anak mendengkur menandakan salah satu gejala dari ancaman keseahatan yang cukup serius.

Beliau juga menambahkan sleep apnea atau henti napas saat tidur yang ditandai oleh tidur ngorok atau mendengkur telah lama dikenali sebagai salah satu faktor risiko dari penyakit stroke. Tidur mendengkur terjadi akibat adanya penyempitan saluran napas yang dipicu oleh 3 faktor yakni kelainan anatomi seperti rahang kecil atau saluran napas menyempit, sehingga otot dan sistem saraf di sekitar saluran napas kurang terkoordinasi, adanya pembesaran tonsil dan adenoid (amandel).

Dampak buruk dalam jangka pendek yang akan dihadapi oleh Tidur Ngorok Pada Bayi yang dalam tidurnya mendengkur atau ngorok berpengaruh pada kualitas tidur yang kurang baik, anak cepat merasa lelah, sulit untuk berkonsentrasi di sekolah, timbul rasa malas.

Dampak buruk dalam jangka panjang yang kemungkinan akan terjadi apabila anak tidur mendengkur dalam tiap tidurnya beresiko pada pasokan oksigen ke seluruh tubuh menjadi berkurang sehingga beresiko pada timbulnya penyakit seperti kelainan jantung, pembuluh darah yang tersendat, arterioklerosis, sampai pada hipertensi yang membawa segala kemungkinan pada risiko tersebut.

Disinyalir tidur ngorok pada bayi atau mendengkur pada anak lebih disebabkan oleh adanya amandel yang mungkin diderita sang anak, namun penyakit atau gejala dari penyakit ini tidak diketahui cepat oleh orang tua. Para ahli kesehatan anak di Amerika juga merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan khusus pada anak ketika anak tidur ngorok kaerna berpotensi mengidap sleep apnea atau henti napas saat tidur.

Disaat bayi sedang tertidur, mungkin ditemukan kasus bati yang bernafas seperti orang sedang mendengkur atau tidur ngorok. Tidur ngorok pada bayi biasanya dianggap suatu hal yang wajar, tidur ngorok pada bayi dianggap sebagai suatu hal menunjukkan bahwa bayi mempunyai kualitas tidur yang baik. Walaupun suatu penelitian yang dilakukan menghubungkan bahwa bayi yang sering mengorok akan memicu mereka menjadi anak yang hiperaktif dan juga gelisah. Dan adanya suatu penelitian lain yang menunjukan bahwa tidur ngorok pada bayi ini disebabkan karena masalah pada gangguan pernafasan disaat mereka tidur dan akan menyebabkan gangguan pada perilaku dikemudian harinya, bahkan pada anak akan menyebabkan masalah nafas berhenti dan adanya suatu hubungan dengan terjadinya masalah hiperaktif. Usia seorang bayi ternyata juga bergantung dengan resiko terjadinya anak hiperaktif.

Pada bayi yang tidur dengan usia 6-69 bulan, biasanya akan mempunyai resiko sekitar 60% mengalami masalah hiperaktif, dan akan meningkat pada usia 7 tahun. Hal ini menunjukkan adanya suatu gangguan pada pernafasan yang membutuhkan perhatian khusus dan sedini mungkin dari orangtua untuk mencari tahu apa yang menjadi penyebab utamanya.

Penelitian selanjutnya yang menghubungkan jika bayi hanya tidur ngorok dan masih bisa melakukan aktivitas mereka dengan normal atau baik, nafsu makan yang baik dan tidak adanya suatu gangguan kesehatan, maka hal ini dikategorikan sebagai suatu hal yang normal. Penyebab tidur ngorok pada bayi bisa saja disebabkan karena terjadinya penyumbatan pada jalan nafas yang menyebabkan aliran udara masuk ke dalam tubuh dan keluar melalyi hidung bayi dengan tidak lancar sehingga mengakibatkan munculnya suatu bunyi saat bayi sedang menarik nafas disaat mereka tidur.

Penyumbatan saluran nafas yang terjadi pada bayi juga disebabkn karena beberapa faktor pemicunya. Salah satunya adalah karena berat badan mereka yang berlebihan. Selain itu penyebab lainnya adalah karena alergi. Alergi merupakan suatu keadaan yang menyebabkan bayi mempunyai resiko tidur mendengkur. Alergi sendiri bisa disebabkan akibat alergen seperti debu, asap rokok, binatang atau juga beberapa jenis benda yang lainnya. Dan jika penyebab yang paling utamanya adalah karena alergi, maka sebaiknya atasi alerginya terlebih dahulu dan hindari alergennya.

Cara yang paling baik dalam hal mengatasi tidur mendengkur  pada bayi adalah dengan mengubah posisi tidur mereka. Miringkan badan mereka, hal ini akan membantu mereka membuat saluran nafasnya menjadi lebih lanccar dan bisa mengurangi suara ngoroknya.

Tidur Ngorok Pada Bayi

Posted in Tidur Ngorok | Tagged , , | Comments Off on Tidur Ngorok Pada Bayi