Masalah Tidur Ngorok

Masalah tidur ngorok, pria memang lebih sering mendengkur karena beberapa sebab.  Yang pertama, anatomi wanta memiliki jalan napas yang berbeda daripada wanita. Wanita memiliki jalan napas yang lebih lebar sehingga tidak ada sumbatan, kemungkinan besar udara yang melaluinya tidak akan menumbuk struktur-struktur yang terdapat diantara mulut dan tenggorok seperti yang terjadi pada pria. Selain itu, jalan napas wanita tidak terlalu rentan runtuh seperti jalan napas pria dan dalam hal  tidur ngorok, ini menguntungkan wanita.

Masalah Tidur Ngorok

Masalah Tidur Ngorok

Bila berat tubuh pria naik, pertambhan ini cenderung menumpuk pada area leher, sedangkan wanita mengalami kenaikan berat disekelililing pinggul. Jaringan lemak di sekitar leher mencekik jalan napas sehingga udara tidak dapat lewat dengan lancar. Kemudian udara menumbuk struktur-struktur di dalam tenggorok dan menggetarkannya sehingga timbul suara yang kita kenal  sebagai masalah tidur ngorok. Merokok dan alkohol juga cenderung menambah suara ngorok. Pada umumnya wanita cenderung tida merokok dan minum alkohol sebanyakpria dan karenanya tidak mengalami konsekuensi ngorok.

Kebiasaan masalah tidur ngorok tidak bisa dianggap remeh lagi. Banyak orang yang dengan berbagai cara menghilangkan kebiasaan tersebut akhirnya menjadi music pada malam hari. Selain dikenal sebagia salah satu masalah yang sangat mengganggu kenyamanan tidur, temuan baru menyatakan bahwa tidur ngorok dapat meningkatkan tekanan darah dan memicu terjadinya stroke. Banyak ngorok barangkali menjadi salah satu faktor stroke karena ngorok dapat menurunkan jumlah oksigen yang mencapai otak.  Tidur yang tidak normal mungkin meningkatkan resiko terjadinya stroke. Mereka yang tidur lebih dari delapan jam dalam satu mala, mengantuk sepanjang hari dan ngorok saat tidur memiliki resiko mengalami stroke jauh lebih tinggi. Tidur yang tidak normal merupakan gejala sleep apnea, suatu kondisi dimana orang benar-benar berhenti bernapas dan bangun untuk bernapas. Ini adalah reaksi terkejut. Jika hal ini terjadi 200-400 kali dalam semalam maka tekanan darahnya akan naik secara signifikan.

Fakta juga menunjukkan bahwa 40% stroke terjadi pada saat pasien sedang tidur atau dalam sejam setelah bangun. Ini membuat para dokter curiga ada hubungan antara ngorok dengan stroke. Namun tetap ada kemungkinan sleep apnea atau insomnia lebih dulu hadir pada banyak pasien jauh sebelum terjadi stroke. Dari 10% orang dewasa yang menderita sleep apnea hanya sebagian kecil yang mendapat perawatan untuk itu, baik dengan upaya bedah maupun perlatan bernapas lain. Metode perawatan paling umum adalah dengan system tekanan jalan napas positif yang pada dasarnya adalah sebuah pompa udara dengan topeng (mask) yang dikenakan selama tidur. Para dokter mengharap pada penderita kelainan tidur segera mencari perawatan, mengingat semakin banyak bukti bahwa cara untuk mencegah stroke mungkin hanyalah tidur yang nyenyak.

Ada beberapa gejala yang ditunjukkan dari masalah tidur ngorok :

  1. Sering berganti posisi tidur
  2. Mimpi buruk seperti tercekik
  3. Sering terbangun pada malam hari dengan keadaan jantung tidak stabil atau berdebar
  4. Biasanya saat penderita bangun tidur di pagi hari akan merasa kurang tidur dan badan tidak segar
  5. Penderita akan bangun pagi dengan mulut keriing, rikuh, serba salah, serta dengan sakit kepala
  6. Selalu gelisah saat tidur dan mengubah posisi tidur, bisa saja tidur dengan poisi menendang-nendang.
  7. Hiperaktif
  8. Selalu merasa pusing setelah bangun tidur, dan mata menjadi merah
  9. Buang air kecil selama tidur, dan sering mengalami suatu iritasi
  10. Heratburn (dada yang terasa panas seperti terbakar)
  11. Bangun tidur dengan suatu keadaan tertentu seperti lesu dan juga haus.
  12. Kehilangan beberapa memori
  13. Daya konsentrasi yang menurun
  14. Merasa kelelahan di sepanjang harinya
  15. Dan merasa ngantuk dipagi hari

Untuk orang awam, biasanya masalah tidur ngorok ini menjadi suatu masalah yang normal dan menjadi suatu kebiasaan yang tidak memerlukan penanganan khusus. Padahal, banyak resiko yang mengintai akibat dari tidur ngorok ini. Tidur ngorok memang sangat mengganggu lingkungan, apalagi ngorok biasanya terjadi di malam hari disaat semua orang beristirahat. Tidur ngorok ini ternyata bisa menyebabkan suatu penebalan pada pembuluh darah akibat dari adanya oksigen yang kurang di dalam darah. Dan lama kelamaan hal ini bisa menyebabkan munculnya penyakit hipertensi, jantung koroner, diabetes, serta stroke.

Ada beberapa hal yang bisa mengatasi masalah tidur ngorok :

  1. Mengubah posisi tidur Anda dengan posisi miring, posisi miring ke kanan merupakan posisi tidur yang bagus.
  2. Sebaiknya tidur dengan posisi kepala lebih tinggi.
  3. Berjemur di pagi hari
  4. Untuk Anda yang memiliki berat badan berlebih sebaiknya melakukan diet.
  5. Jika penyebab tidur ngorok adalah karena alergi, maka atasi alerginya
  6. Jangan merokok dan mengonsumsi alkoohol
  7. Tidur yang cukup dan makan-makanan yang baik untuk kesehatan.

Masalah Tidur Ngorok

Cara Pemesanan Alat Anti Ngorok Snore Free
Alat Bantu Mengurangi Tidur Ngorok (Dengkuran), Membantu Memperlancar Pernafasan dan Memperlancar Aliran Oksigen Ke Otak

anti-ngorok

Harga 1 buah Alat Anti Ngorok Snore Free Rp.95.000,-/buah

Cara Pemesanan : SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Alat Anti Ngorok, Jumlahnya, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

This entry was posted in Tidur Ngorok and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>